Menentukan harga mesin bor Inaproc sering menjadi tantangan bagi PPK, Pokja, maupun kontraktor karena variasi spesifikasi, merek, dan kapasitas yang sangat luas. Di e-katalog pemerintah, harga mesin bor listrik hingga bor beton bisa berkisar dari ±Rp700 ribu hingga di atas Rp20 juta, tergantung tipe (impact, rotary hammer), daya (watt), serta fitur tambahan. Pemahaman ini penting agar pengadaan tidak over-spec maupun under-spec. Artikel ini merangkum kriteria pemilihan, perbandingan spesifikasi, serta kisaran harga yang relevan untuk kebutuhan proyek konstruksi pemerintah.
Untuk memastikan hasil yang optimal, pastikan Anda memahami prosedur pengadaan bulldozer Inaproc guna memenuhi standar kebutuhan konstruksi Anda.
Table of Contents
ToggleKriteria Penting dalam Memilih Mesin Bor Inaproc

Memilih mesin bor untuk pengadaan pemerintah harus mengutamakan kesesuaian spesifikasi teknis di atas sekadar harga murah. Melalui e-Katalog Inaproc, PPK dapat mengevaluasi empat kriteria utama berikut agar proyek lapangan berjalan lancar dan efisien:
1. Konsumsi Daya Motor (Watt)
Kapasitas daya sangat menentukan kecepatan dan efisiensi kerja alat, terutama pada proyek infrastruktur intensif seperti di lingkungan PUPR.
-
300–400 Watt: Pilihan ideal untuk pekerjaan instalasi ringan, seperti pengeboran kayu, plastik, dan gypsum.
-
500–700 Watt: Standar optimal untuk proyek semi-konstruksi seperti pengerjaan baja ringan dan dinding bata.
-
700 Watt ke Atas: Spesifikasi wajib untuk kebutuhan konstruksi berat yang melibatkan pengeboran beton struktural.
2. Jenis Bor Sesuai Karakteristik Material
Menyesuaikan mekanika putaran dengan permukaan objek sangat penting guna menjaga durabilitas motor internal mesin bor.
-
Drill Biasa (Non-Impact): Difokuskan untuk pengeboran presisi tanpa ketukan pada material kayu atau logam tipis.
-
Impact Drill: Dilengkapi mode ketukan dinamis yang andal untuk melubangi dinding semen dan beton ringan.
-
Rotary Hammer: Menggunakan sistem pneumatik khusus untuk membongkar atau melubangi beton keras pada proyek berat.
3. Kapasitas Kepala Bor (Chuck Capacity)
Ukuran chuck menentukan batas maksimal diameter batang mata bor yang dapat dicengkeram secara aman oleh mesin.
-
Ukuran 10 mm: Umum digunakan pada unit bor ringan untuk operasional rutin kantor atau perbaikan interior standar.
-
Ukuran 13 mm ke Atas: Menjadi standar spesifikasi baku untuk pengerjaan konstruksi profesional berskala besar.
4. Reputasi Merek dan Jaminan Purnajual
Pengadaan instansi berorientasi pada investasi jangka panjang, sehingga faktor keandalan merek menjadi poin yang krusial.
-
Merek Terpercaya: Merek global seperti Bosch, Makita, atau DeWalt terbukti memiliki durabilitas tinggi di lapangan.
-
Dukungan Jaringan: Pastikan penyedia menjamin ketersediaan suku cadang (sparepart) serta akses pusat servis yang luas untuk mempermudah perawatan aset negara.
Perbandingan Harga Mesin Bor Inaproc Berdasarkan Spesifikasi

Menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) pengadaan yang akurat memerlukan pemetaan nilai pasar yang selaras dengan kapasitas teknis alat. Di portal e-Katalog Inaproc, variasi harga mesin bor sangat dipengaruhi oleh besaran daya motor (Watt), sistem mekanis (kabel atau baterai), serta paket garansi yang disertakan oleh vendor. Berikut gambaran umum harga mesin bor inaproc berdasarkan tipe dan kapasitas yang umum tersedia di e-katalog sebagai referensi belanja instansi Anda:
| Jenis Mesin Bor | Spesifikasi Umum | Contoh Merek | Estimasi Harga* |
|---|---|---|---|
| Bor Listrik Standar | 350–500W, chuck 10 mm | Ryu, Modern | Rp300 ribu – Rp800 ribu |
| Impact Drill | 500–750W, chuck 13 mm | Bosch GSB 550, Makita HP1630 | Rp700 ribu – Rp2 juta |
| Cordless Drill | 12V–18V baterai | Bosch, Makita | Rp1,2 juta – Rp3 juta |
| Rotary Hammer | SDS Plus, 700–1500W | Bosch GBH series | Rp2 juta – Rp6 juta |
| Demolition Hammer | >1500W heavy duty | Bosch, Makita | Rp6 juta – Rp20 juta+ |
*Harga bersifat estimasi dan perlu diverifikasi di Inaproc karena dapat berubah sesuai penyedia.
gambaran merk dan harga:
- Bosch GSB 550 (550W impact drill): ±Rp1,1 juta
- Makita M8103B impact drill: ±Rp1,3–1,4 juta
- Bosch GBH rotary hammer: mulai ±Rp2 juta hingga >Rp4 juta
- Rotary hammer heavy duty: bisa mencapai Rp20 juta lebih
Anda bisa mengecek berbagai pilihan unit melalui katalog bulldozer Inaproc untuk kebutuhan konstruksi yang sesuai dengan spesifikasi proyek Anda.
Rekomendasi Spesifikasi Sesuai Kebutuhan Proyek Pemerintah

Agar pengadaan lebih tepat sasaran, berikut panduan spesifikasi berdasarkan jenis pekerjaan:
Proyek Pemeliharaan Gedung
Untuk proyek pemeliharaan gedung, instansi disarankan menggunakan mesin bor tipe impact drill dengan rentang daya 500–600W. Rekomendasi unit seperti seri Bosch GSB atau Makita HP sangat ideal, karena terbukti fleksibel untuk diaplikasikan pada berbagai permukaan seperti dinding, kayu, maupun baja ringan.
Proyek Konstruksi Menengah
Pada kebutuhan proyek konstruksi menengah, mesin bor tipe rotary hammer dengan daya 800–1200W merupakan pilihan yang paling tepat. Alat ini perlu dilengkapi dengan sistem SDS Plus serta mode bor dan pahat, mengingat fungsinya yang andal untuk menembus material keras seperti beton struktural.
Proyek Infrastruktur Berat
Adapun untuk proyek infrastruktur berskala besar, spesifikasi utama yang direkomendasikan adalah demolition hammer dengan kapasitas daya tangguh di atas 1500W. Unit alat berat ini umumnya sudah dirancang dengan fitur high impact energy, yang memang dikhususkan untuk pekerjaan pembongkaran beton dan penanganan konstruksi skala masif.
Keunggulan Brilian Cahaya Sukses sebagai Penyedia
Dalam konteks pengadaan melalui Inaproc, memilih penyedia tidak kalah penting dari memilih produk. Brilian Cahaya Sukses hadir sebagai mitra yang memahami kebutuhan proyek pemerintah, dengan keunggulan:
- Menyediakan produk sesuai spesifikasi teknis e-katalog
- Dukungan konsultasi pemilihan alat sesuai RAB proyek
- Ketersediaan berbagai merek terpercaya
- Memahami proses pengadaan pemerintah (Inaproc & TKDN)
Pendekatan ini membantu PPK dan Pokja menghindari kesalahan spesifikasi yang bisa berdampak pada efisiensi proyek.
Seluruh produk unggulan kami dapat ditemukan pada profil Brillian Cahaya Sukses yang telah terdaftar resmi di platform pengadaan nasional.
FAQ Seputar Harga Mesin Bor Inaproc
1. Berapa harga mesin bor Inaproc?
Kisaran harga mulai dari Rp300 ribu untuk bor ringan hingga lebih dari Rp20 juta untuk rotary hammer heavy-duty, tergantung spesifikasi dan merek.
2. Apa perbedaan impact drill dan rotary hammer?
Impact drill cocok untuk beton ringan, sedangkan rotary hammer digunakan untuk beton keras dengan sistem pukulan yang lebih kuat.
3. Apakah harga di Inaproc selalu lebih mahal?
Tidak selalu. Harga sudah termasuk standar pengadaan pemerintah, jaminan produk, dan kepatuhan regulasi.
4. Merek apa yang paling direkomendasikan?
Bosch, Makita, dan Dewalt karena dikenal tahan lama dan memiliki layanan purna jual luas.
5. Bagaimana memastikan spesifikasi sesuai proyek?
Sesuaikan dengan RAB, jenis material pekerjaan, dan intensitas penggunaan di lapangan.



