Bloktik terbuat dari potongan kayu solid yang disusun, direkatkan dengan lem, lalu dipadatkan menjadi inti papan dan ditutup lapisan veneer di kedua sisi. Dalam istilah papan kayu olahan, bloktik merujuk pada blockboard. Permukaan akhirnya bisa dikombinasikan dengan HPL, laminate, atau finishing cat duco sesuai kebutuhan furnitur.
Komposisi utama bloktik terdiri dari tiga bagian, yaitu inti potongan kayu, lem perekat, dan veneer penutup. Material ini berbeda dari MDF yang terbuat dari serat kayu halus serta multipleks yang menggunakan lapisan veneer yang disusun menyilang.
Table of Contents
ToggleStruktur Lapisan Bloktik
| Lapisan | Bahan | Fungsi |
|---|---|---|
| Inti papan | Potongan kayu solid yang disusun memanjang | Menahan beban dan menjaga kekakuan papan |
| Perekat | Lem kayu industri | Mengikat potongan inti dan merekatkan lapisan penutup |
| Lapisan penutup | Veneer kayu | Membentuk permukaan rata yang siap difinishing |
| Finishing opsional | HPL, laminate, atau cat duco | Memperindah tampilan dan melindungi permukaan |
Karena intinya berupa potongan kayu utuh, karakter bloktik berbeda dari plywood dan MDF. Serat kayu pada inti dapat terlihat ketika sisi papan dipotong, sedangkan kualitas akhirnya bergantung pada jenis kayu dan proses produksi yang digunakan.
Karakteristik Bloktik Kekuatan dan Kepadatan

Bloktik memiliki struktur inti kayu solid yang mendukung kestabilan furnitur, seperti lemari, bufet, dan ambalan. Bobotnya relatif ringan dibandingkan beberapa jenis papan olahan lain pada ketebalan yang sama sehingga lebih praktis digunakan untuk pembuatan furnitur berukuran besar.
Meski kokoh, bagian tepi atau sisi potongan bloktik perlu dilindungi menggunakan edge banding atau finishing agar tidak mudah lecet dan menyerap kelembapan. Tanpa lapisan pelindung, inti kayu berisiko memuai apabila terpapar air dalam waktu lama. Ketebalan yang umum dijumpai di pasaran adalah 15 mm dan 18 mm, bergantung pada produsen dan karakteristik kayu inti.
Faktor Kualitas Selain Jenis Bahan
Bahan dasar bukan satu-satunya penentu kualitas bloktik. Proses produksi juga memengaruhi kekuatan, kestabilan, dan ketahanan papan saat digunakan.
- Konsistensi pencampuran lem menentukan daya rekat antarlapisan agar tidak mudah terkelupas.
- Tekanan pengepresan memengaruhi kepadatan inti dan risiko terbentuknya rongga di dalam papan.
- Kadar air kayu berpengaruh terhadap risiko penyusutan atau pelengkungan setelah produksi.
- Kontrol produksi menentukan keseragaman ketebalan dan kualitas permukaan papan.
Cara Memilih Bloktik untuk Kebutuhan Produksi
Pemilihan bloktik perlu disesuaikan dengan fungsi furnitur, beban penggunaan, dan kondisi lingkungan pemasangan. Pemeriksaan material sebelum pembelian dapat membantu mengurangi risiko kerusakan dan ketidaksesuaian spesifikasi.
- Tentukan fungsi furnitur, misalnya untuk ambalan, kabinet, lemari, atau bidang dekoratif.
- Periksa jenis dan kondisi kayu inti serta tanyakan spesifikasi bahan yang digunakan.
- Ukur ketebalan aktual papan untuk memastikan kesesuaiannya dengan kebutuhan.
- Periksa sisi potongan dan pastikan inti papan tidak memiliki rongga besar.
- Konfirmasikan kadar air kayu dan kondisi penyimpanan material di gudang.
- Tanyakan pilihan finishing serta perawatan yang diperlukan setelah pemasangan.
Untuk kebutuhan furnitur instansi, seperti lemari arsip, meja, dan rak sekolah, pembelian dapat menjadi bagian dari paket Peralatan Sekolah Pengadaan Pemerintah. Spesifikasi material perlu dicantumkan secara rinci dalam dokumen pengadaan agar produk yang diterima sesuai dengan kebutuhan.
FAQ Material Bloktik
Bahan bloktik terbuat dari apa?
Bloktik terbuat dari potongan kayu solid yang direkatkan dan dipadatkan menjadi inti papan, kemudian dilapisi veneer pada kedua sisinya. Material ini dikenal juga sebagai blockboard.
Apakah bloktik sama dengan multipleks?
Tidak. Bloktik menggunakan inti potongan kayu solid, sedangkan multipleks atau plywood tersusun dari lapisan veneer yang direkatkan secara menyilang.
Apakah bloktik tahan air?
Bloktik tidak sepenuhnya tahan air. Inti kayunya dapat menyerap kelembapan sehingga permukaan dan sisi papan perlu dilindungi dengan finishing yang sesuai.
Berapa ketebalan bloktik yang umum dipakai?
Ketebalan yang umum tersedia adalah 15 mm dan 18 mm. Namun, ukuran aktual dan kepadatan papan sebaiknya diperiksa langsung karena dapat berbeda antarprodusen.
Untuk apa bloktik paling cocok digunakan?
Bloktik cocok untuk lemari pakaian, bufet, kabinet, dan rak yang membutuhkan struktur cukup kaku. Pemilihan tetap perlu mempertimbangkan beban, kualitas inti, dan kondisi penggunaan.





